Logo Loader

Festival Lou Bentian 2026 Sukses Digelar, Momentum Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Bentian Besar

KUTAI BARAT 08 Juni 2026 6 jam yang lalu 33 kali dibaca
Blog Image
Email :

KOMINFOKUBAR – BENTIAN. Festival Lou Bentian 2026 resmi ditutup pada Senin (8/6/2026) di Lou Bentian, Kecamatan Bentian Besar. Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi puncak rangkaian festival budaya yang untuk pertama kalinya diselenggarakan sebagai wadah pelestarian adat istiadat, seni budaya, serta pengembangan potensi ekonomi masyarakat lokal.

Acara penutupan dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah  Kutai Barat, Kamius Junaidi, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kubar, Ketua Presidium Dewan Adat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan seperti Polsek dan Koramil Bentian Besar, serta sejumlah perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, di antaranya PT Trubaindo Coal Mining (TCM), PT Teguh Sinar Abadi (TIS), dan PT Bharinto Ekatama (BEK).

Rangkaian kegiatan penutupan diawali dengan parade yang diikuti oleh kampung-kampung, sekolah-sekolah, serta Puskesmas yang berada di bawah naungan Kecamatan Bentian Besar. Parade tersebut menampilkan beragam kekayaan budaya, kreativitas, dan semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya daerah.

Festival Lou Bentian sendiri lahir dari gagasan PT Indo Tambangraya Megah (ITM) sebagai perusahaan induk dari PT TCM, PT TIS, dan PT BEK. Awalnya, perusahaan memiliki keinginan untuk menyusun sebuah buku yang mendokumentasikan adat dan budaya masyarakat Bentian Besar. Dari proses tersebut muncul ide untuk menghadirkan sebuah festival budaya yang dapat menjadi ruang ekspresi dan pelestarian budaya secara lebih luas.

Melalui festival ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk menampilkan berbagai kekayaan budaya lokal, mulai dari seni tari tradisional, seni vokal, kerajinan tangan, hingga olahraga tradisional yang merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Bentian.

Selain itu, kehadiran pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) turut memberikan warna tersendiri, sekaligus menunjukkan peran penting sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Pj. Sekretaris Daerah , Kamius Junaidi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Lou Bentian yang dinilai menjadi langkah penting dalam upaya pelestarian budaya sekaligus pengembangan potensi daerah.

“Festival ini merupakan pertanda penting dalam membangun dan mengembangkan Lou Bentian sebagai pusat aktivitas budaya, adat istiadat, pariwisata, serta ekonomi masyarakat. Diharapkan ke depan Lou Bentian dapat menjadi wadah bagi berbagai aktivitas kebudayaan dan adat istiadat, sekaligus menampilkan keindahan alam serta berbagai potensi unggulan yang dimiliki sehingga budaya Bentian semakin dikenal luas,” ujarnya.

Kamius juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana memperkuat identitas budaya masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kutai Barat.

Pada akhir acara, dilakukan penyerahan cendera mata sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada para pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Lou Bentian 2026. Cendera mata tersebut diterima langsung oleh Kamius Junaidi. Kegiatan kemudian ditutup dengan hiburan rakyat yang disambut antusias oleh masyarakat yang hadir.

Festival Lou Bentian 2026 menjadi tonggak awal dalam upaya memperkenalkan dan mengangkat budaya Bentian kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga warisan budaya serta mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan.

 

Peliput : Arsenius, Riki | Penulis : Arsenius

Editor : Donni