KOMINFOKUBAR - SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pariwisata resmi membuka Festival Sempekat Harmoni Budaya Kutai Barat 2026 yang digelar di Panggung Utama Taman Budaya Sendawar (TBS), Selasa (2/6/2026) malam.
Festival yang berlangsung selama
lima hari, mulai tanggal 2 hingga 6 Juni 2026 ini menjadi salah satu upaya
pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi wisata, seni, dan budaya yang dimiliki
Kabupaten Kutai Barat.
Rangkaian festival resmi dibuka
oleh Wakil Bupati Kutai Barat, H. Nanang Andriani.
Kegiatan tersebut turut dihadiri
unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat
daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, tokoh adat, tokoh
masyarakat, pelaku seni dan budaya, serta masyarakat Kabupaten Kutai Barat yang
hadir dengan penuh antusias untuk menyaksikan pembukaan festival.
Festival Sempekat Harmoni Budaya
Kutai Barat 2026 menghadirkan berbagai perlombaan dan pertunjukan budaya yang
melibatkan masyarakat dari berbagai kecamatan. Adapun kegiatan yang dilombakan
antara lain lomba tari tradisional, lomba kuliner, lomba jajan khas Kutai
Barat, lomba musik daerah, hingga lomba busana daerah. Melalui kegiatan ini,
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap dapat memperkenalkan dan mengangkat
kekayaan budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan
ekonomi kreatif.
Untuk menjangkau masyarakat yang
lebih luas, seluruh rangkaian kegiatan festival juga disiarkan secara langsung
melalui layanan streaming yang difasilitasi oleh Dinas Komunikasi dan
Informatika Kabupaten Kutai Barat hingga acara penutupan pada 6 Juni 2026
mendatang.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati
H. Nanang Andriani menyampaikan harapannya agar Festival Sempekat Harmoni
Budaya Kutai Barat 2026 mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang
pentingnya pelestarian kearifan lokal, penguatan ekonomi kreatif, serta menjaga
kerukunan antar suku di tengah keberagaman masyarakat di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Wabup Nanang, juga menyampaikan
beberapa pesan penting kepada seluruh lapisan masyarakat. Kepada generasi muda,
beliau berpesan agar menjadikan festival ini sebagai sarana edukasi untuk
mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya asli Kabupaten Kutai Barat sebagai
warisan yang harus dijaga keberlangsungannya.
Kepada para pelaku seni dan
budaya, beliau mengajak untuk terus berkarya dan berinovasi dalam mengembangkan
berbagai bentuk kesenian daerah tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisi yang
menjadi identitas budaya masyarakat Kutai Barat.
Sementara itu, kepada seluruh
masyarakat Kabupaten Kutai Barat, beliau menghimbau untuk bersama-sama menjaga
kondusivitas, keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan selama
pelaksanaan festival berlangsung agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar,
aman, dan nyaman bagi seluruh peserta maupun pengunjung.
Usai penyampaian sambutan,
rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi penabuhan gendang oleh Wakil Bupati
Kutai Barat bersama unsur Forkopimda dan tamu undangan sebagai tanda resmi
dibukanya Festival Sempekat Harmoni Budaya Kutai Barat 2026. Suara tabuhan
gendang yang menggema di area Taman Budaya Sendawar disambut tepuk tangan
meriah dari masyarakat yang hadir, menandai dimulainya rangkaian festival seni
dan budaya yang akan berlangsung hingga 6 Juni 2026.
Melalui penyelenggaraan festival
ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap nilai-nilai budaya lokal dapat
terus diwariskan kepada generasi penerus, mempererat persatuan dan keharmonisan
masyarakat, serta meningkatkan daya tarik pariwisata daerah yang pada akhirnya
memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Kutai Barat.
Peliput : Joy, Arsenius | Penulis : Donni
Editor : Donni