Logo Loader

Finalkan Rute Samarinda-Melak, Pemkab Kutai Barat dan Wings Air Matangkan Persiapan Penerbangan Perdana

KUTAI BARAT 08 Juni 2026 6 jam yang lalu 28 kali dibaca
Blog Image
Email :

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama manajemen PT. Wings Air menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) guna persiapan rencana penerbangan perdana rute Samarinda – Melak di ruang kerja kepala dinas perhubungan, Senin (8/6/2026).

Langkah strategis ini diambil untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi yang lebih cepat, efisien, dan terjangkau.

Rapat penting ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat Rita Nursandy, Kepala Kantor UPBU Kelas III Melalan Melak Bernard R. Purba, Kepala Tata Usaha Bandara Melalan Jaksen, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana  Hafiluddin, Kasubag Program Kusnawati Indra Rahayu, Station Manager Wings Air GHS Andi Muh Dhevara.

Dalam pertemuan tersebut, Station Manager Wings Air, Andi Muh Dhevara, memaparkan bahwa Kutai Barat memiliki potensi mobilitas perjalanan bisnis yang sangat tinggi, khususnya di sektor pertambangan dan perkebunan.

Sektor-sektor ini membutuhkan jalur transportasi yang jauh lebih cepat dibanding jalur darat atau sungai.

Sebagai langkah awal, Wings Air akan melakukan uji coba penerbangan sebanyak 3 kali seminggu. Adapun kapasitas kursi yang disediakan yakni 72 kursi untuk rute Samarinda – Melak dan 65 kursi untuk rute Melak – Samarinda.

"Kami menargetkan keterisian penumpang (load factor) bisa mencapai 70%, atau berkisar di angka 50 penumpang per penerbangan. Dengan harga tiket yang terjangkau, perjalanan ini hanya memakan waktu sekitar 45 menit," ujar.

Kepala Dinas Perhubungan Rita Nursandy menyambut baik rencana ini. Ia optimistis kehadiran Wings Air akan membawa dampak positif yang signifikan bagi perekonomian daerah.

Efektivitas waktu yang ditawarkan dipastikan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan darat maupun sungai yang selama ini cukup menyita waktu.

"Kerja sama dengan Wings Air yang menawarkan harga tiket lebih murah dengan pelayanan yang lebih baik, diharapkan mampu membuat rute penerbangan di Kutai Barat kembali ramai," ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa selama ini tingginya harga tiket pesawat menjadi kendala utama bagi masyarakat yang ingin bepergian ke luar daerah menggunakan jalur udara.

"Mudah-mudahan dengan harga tiket yang lebih miring ini, bisa meningkatkan anemo masyarakat untuk kembali menggunakan transportasi udara," pungkasnya.

 

Peliput / Penulis : Robi

Editor : Donni