KOMINFOKUBAR – SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama manajemen PT. Wings Air menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) guna persiapan rencana penerbangan perdana rute Samarinda – Melak di ruang kerja kepala dinas perhubungan, Senin (8/6/2026).
Langkah strategis ini diambil
untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi yang lebih cepat,
efisien, dan terjangkau.
Rapat penting ini dihadiri oleh
jajaran pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat
Rita Nursandy, Kepala Kantor UPBU Kelas III Melalan Melak Bernard R. Purba,
Kepala Tata Usaha Bandara Melalan Jaksen, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Hafiluddin, Kasubag Program Kusnawati Indra
Rahayu, Station Manager Wings Air GHS Andi Muh Dhevara.
Dalam pertemuan tersebut, Station
Manager Wings Air, Andi Muh Dhevara, memaparkan bahwa Kutai Barat memiliki
potensi mobilitas perjalanan bisnis yang sangat tinggi, khususnya di sektor
pertambangan dan perkebunan.
Sektor-sektor ini membutuhkan
jalur transportasi yang jauh lebih cepat dibanding jalur darat atau sungai.
Sebagai langkah awal, Wings Air
akan melakukan uji coba penerbangan sebanyak 3 kali seminggu. Adapun kapasitas
kursi yang disediakan yakni 72 kursi untuk rute Samarinda – Melak dan 65 kursi
untuk rute Melak – Samarinda.
"Kami menargetkan keterisian
penumpang (load factor) bisa mencapai 70%, atau berkisar di angka 50 penumpang
per penerbangan. Dengan harga tiket yang terjangkau, perjalanan ini hanya
memakan waktu sekitar 45 menit," ujar.
Kepala Dinas Perhubungan Rita
Nursandy menyambut baik rencana ini. Ia optimistis kehadiran Wings Air akan
membawa dampak positif yang signifikan bagi perekonomian daerah.
Efektivitas waktu yang ditawarkan
dipastikan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan darat maupun sungai yang selama
ini cukup menyita waktu.
"Kerja sama dengan Wings Air
yang menawarkan harga tiket lebih murah dengan pelayanan yang lebih baik,
diharapkan mampu membuat rute penerbangan di Kutai Barat kembali ramai,"
ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa selama
ini tingginya harga tiket pesawat menjadi kendala utama bagi masyarakat yang
ingin bepergian ke luar daerah menggunakan jalur udara.
"Mudah-mudahan dengan harga
tiket yang lebih miring ini, bisa meningkatkan anemo masyarakat untuk kembali
menggunakan transportasi udara," pungkasnya.
Peliput / Penulis : Robi
Editor : Donni