Logo Loader

Momentum Idul Adha, Asisten II Sampaikan Pesan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

KUTAI BARAT 27 Mei 2026 1 minggu yang lalu 62 kali dibaca
Blog Image
Email :

 KOMINFOKUBAR – MELAK. Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Sumber Daya Alam (Asisten II), Ali Sadikin, menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Barat pada pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Sabilussalam, Kelurahan Melak Ilir, Kecamatan Melak, Rabu (27/5/2026).

Dalam sambutannya mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Asisten II Ali Sadikin mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat melaksanakan ibadah Salat Idul Adha bersama-sama.

Ia menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Adha bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, tetapi menjadi simbol pengorbanan, kepedulian sosial, serta keteguhan iman yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

“Momentum Idul Adha ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Mewakili pemerintah daerah, Ali Sadikin juga menyampaikan berbagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terhadap kegiatan keagamaan di daerah. Tahun ini, Pemkab Kutai Barat bersama pokok pikiran anggota DPRD menyalurkan bantuan hewan kurban sebanyak 77 ekor sapi kepada masjid-masjid di wilayah Kutai Barat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 53 ekor sapi berasal dari Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan 24 ekor dari pokok pikiran anggota DPRD dengan total nilai bantuan mencapai sekitar Rp1,71 miliar.

Selain itu, terdapat tambahan satu ekor sapi bantuan dari Presiden Republik Indonesia.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga terus memberikan perhatian terhadap berbagai kegiatan keagamaan lainnya, seperti bantuan umrah, dukungan keberangkatan haji, bantuan kepada 15 masjid saat Idulfitri sebesar Rp225 juta, serta hibah dan bantuan sosial kepada 76 rumah ibadah.

Ali Sadikin menjelaskan bahwa seluruh bantuan keagamaan diberikan melalui mekanisme dan regulasi yang berlaku, mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 33 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari APBD.

Ia mengingatkan agar seluruh rumah ibadah dan organisasi penerima bantuan memiliki akun yang terdaftar di Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) serta mengajukan proposal sesuai tahapan perencanaan anggaran.

“Sesuai regulasi pengawasan, seluruh organisasi harus memiliki akun yang terdaftar di SIPD agar proses bantuan berjalan sesuai aturan dan akuntabel,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman suku dan agama di Kabupaten Kutai Barat.

“Keberagaman adalah anugerah yang harus kita jaga bersama. Mari saling menghormati, menolak segala bentuk provokasi, dan bersama-sama mendukung pembangunan Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradab,” katanya.

Di akhir sambutan, Ali Sadikin berpesan kepada seluruh panitia kurban di masjid dan rumah ibadah agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memastikan pendistribusian daging kurban dilakukan secara adil dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

 

Peliput / Penulis : Natasya

Editor : Donni