KOMINFOKUBAR — SENDAWAR. Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan
Nasional, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersinergi dengan lembaga jasa
keuangan menggelar kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gecarkan) di
Gedung Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan
menanamkan budaya menabung dan pemahaman finansial sejak dini kepada generasi
muda.
Kegiatan dihadiri Penjabat (Pj.)
Sekretaris Daerah Kutai Barat, Kamius Junaidi, Kepala OJK Kalimantan Timur dan
Kalimantan Utara, Misran Pasaribu, Administrator Perkasan Unit Pengelolaan Uang
Rupiah Bank Indonesia, Mulyono, serta Wakil Pimpinan Cabang BNI Samarinda, Hadinoori
Aroma.
Dalam sambutannya, Pj. Sekretaris
Daerah Kamius Junaidi memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara
kegiatan. Ia menilai pemahaman mengenai produk layanan jasa keuangan sangat
penting bagi pelajar maupun guru agar lebih bijak dalam mengambil keputusan
keuangan.
Menurutnya, literasi keuangan
menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi
perkembangan ekonomi dan tantangan sosial di masa mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, ia
menekankan beberapa poin penting, di antaranya kewaspadaan terhadap investasi
ilegal, pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam edukasi keuangan, serta
dorongan kepada pelajar untuk terus berprestasi.
Ia juga menyampaikan bahwa
keberhasilan literasi keuangan memerlukan sinergi antara pemerintah daerah,
perbankan, dan lembaga jasa keuangan agar edukasi dapat menjangkau masyarakat
hingga ke tingkat kampung.
Selain itu, pelajar diminta
memanfaatkan masa sekolah untuk mengembangkan prestasi sekaligus membangun
kemampuan mengelola keuangan sejak dini.
“Gunakan waktu sekolah kalian
untuk mengukir prestasi. Jadilah generasi cerdas dengan literasi keuangan yang
baik guna membawa Kutai Barat menuju kesejahteraan yang lebih baik di masa
depan,” ujar Kamius Junaidi.
Sementara itu, Hadinoori Aroma
dalam laporannya menyampaikan bahwa Gecarkan merupakan upaya terintegrasi yang
mendapat dukungan penuh dari BNI, Bank Mandiri, dan OJK.
“Kegiatan ini menghadirkan 100
peserta dari jenjang SMP. Fokus utama kami adalah mengedukasi siswa mengenai
pengelolaan keuangan dan mendorong mereka untuk mulai menabung sedini mungkin
demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Peliput / Penulis : Robi
Editor : Donni