Logo Loader

Pemkab Kutai Barat Dorong UMKM Tembus Pasar Global Melalui Pelatihan Kapasitas Pelaku Usaha

KUTAI BARAT 03 Juni 2026 4 hari yang lalu 57 kali dibaca
Blog Image
Email :

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) menggelar Pelatihan Kapasitas Pelaku Usaha (Pasar Internasional) di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Sendawar, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha lokal agar mampu mengembangkan produk unggulan daerah serta memperluas akses pasar hingga ke tingkat internasional.

Pelatihan dihadiri Asisten II Ekonomi, Pembangunan dan SDA (Asisten II) Ali Sadikin, Kepala Export Center Balikpapan Abdullah Umar Banar, Tenaga Teknis Export Center Balikpapan Burhan, Kepala Bidang Perdagangan Disdagkop UKM Kutai Barat Oktarinus, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kutai Barat.

Dalam sambutannya, Asisten II Ali Sadikin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan sektor UMKM dan pengembangan produk unggulan daerah.

Menurutnya, Kabupaten Kutai Barat memiliki berbagai potensi produk lokal yang berkualitas dan berdaya saing, mulai dari kerajinan tenun doyo, produk berbahan rotan, kuliner khas daerah, hingga berbagai komoditas pertanian dan perkebunan yang memiliki peluang untuk dipasarkan di tingkat global.

“Produk yang baik tidak akan memberikan dampak maksimal jika pemasarannya hanya terbatas di pasar lokal. Saat ini digitalisasi dan perdagangan global telah membuka peluang tanpa batas. Pasar internasional bukan lagi sekadar impian bagi pelaku usaha daerah,” ujarnya.

Ali Sadikin menjelaskan bahwa untuk menembus pasar ekspor, pelaku usaha perlu memenuhi berbagai persyaratan dan standar, mulai dari kualitas produk, keberlanjutan produksi, legalitas usaha, sertifikasi, hingga pemahaman mengenai sistem logistik dan perdagangan internasional.

Karena itu, pelatihan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu pelaku usaha naik kelas melalui peningkatan kapasitas, pemahaman regulasi ekspor, strategi pemasaran global, serta perluasan jaringan bisnis.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan aktif berdiskusi dengan para narasumber guna memperoleh wawasan yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha masing-masing.

“Saya berharap dalam beberapa waktu ke depan kita tidak hanya mendengar cerita sukses ekspor dari kota-kota besar. Saya ingin melihat produk asli dari Bumi Tanaa Purai Ngeriman dipasarkan di mancanegara, dikirim dalam kontainer ekspor, dan mendapat pengakuan di pasar dunia,” katanya.

Lebih lanjut, Ali Sadikin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Barat akan terus mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program pembinaan, pendampingan, serta kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha dan investasi daerah.

“Pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Kami akan terus memfasilitasi, mendampingi, dan membuka jalan melalui kebijakan-kebijakan yang proinvestasi dan pro-UMKM,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disdagkop UKM Kabupaten Kutai Barat, Oktarinus, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan melalui Bidang Perdagangan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai peluang pasar internasional, tata cara dan mekanisme ekspor, serta strategi pengembangan usaha yang berorientasi pada pasar global.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para pelaku usaha di Kabupaten Kutai Barat memiliki pengetahuan dan wawasan yang lebih luas dalam mengembangkan usaha dan produk yang dimilikinya sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa peserta pelatihan berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kutai Barat yang terdiri atas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok usaha, serta masyarakat yang memiliki minat untuk mengembangkan usaha dan memperluas akses pasar hingga ke tingkat internasional.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Disdagkop UKM menghadirkan narasumber dari Export Center Balikpapan yang memiliki pengalaman dan kompetensi dalam bidang pengembangan ekspor serta akses pasar internasional.

Oktarinus berharap melalui pelatihan ini para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas dan kesiapan dalam menghadapi persaingan global, sehingga produk-produk unggulan Kabupaten Kutai Barat mampu bersaing dan menembus pasar ekspor.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap semakin banyak pelaku usaha yang memiliki kemampuan dan kesiapan untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

 

Peliput / Penulis : Natasya

Editor : Donni