KOMINFOKUBAR – MELAK. Wakil
Bupati (Wabup) Kutai Barat, H. Nanang Adriani, menghadiri acara Silaturrahim
dan Pisah Kenang Siswa Angkatan XIV SD Muhammadiyah 001 Melak Tahun Ajaran
2025/2026. Kegiatan penuh khidmat ini berlangsung di Gedung Pertemuan Islamic
Center, Kecamatan Melak, pada Sabtu (23/5/2026).
Dalam sambutannya, Wabup H.
Nanang Adriani menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada keluarga besar SD
Muhammadiyah 001 Melak atas terselenggaranya kegiatan kelulusan yang berjalan
dengan baik, meriah, dan penuh makna.
Pada kesempatan tersebut, Wabup
menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus menaruh perhatian besar
dan berkomitmen penuh dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di wilayah Bumi
Tanaa Purai Ngeriman.
"Oleh karena itu, berbagai
program peningkatan mutu pendidikan, sarana dan prasarana sekolah, serta
pengembangan kualitas tenaga pendidik akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah,"
ujar H. Nanang Adriani.
Beliau juga memberikan ucapan
selamat secara langsung kepada seluruh siswa-siswi kelas VI Angkatan XIV yang
telah menyelesaikan masa baktinya di tingkat sekolah dasar.
"Teruslah melangkah meraih
cita-cita dan jadilah kebanggaan bagi orang tua, sekolah, masyarakat, dan
Kabupaten Kutai Barat," tambahnya memotivasi para siswa.
Senada dengan hal tersebut,
Pimpinan Muhammadiyah Kutai Barat, Rakhmat, menitipkan pesan mendalam kepada
para orang tua murid. Ia mengingatkan bahwa masa depan anak-anak sepenuhnya
milik mereka sendiri, sehingga tugas orang tua adalah membekali mereka dengan
fondasi yang kuat.
"Tanamkanlah ilmu dan moral
dengan seimbang, agar saat mereka menjadi pemimpin kelak, mereka bukan hanya
menjadi pemimpin yang pintar, tetapi pemimpin yang berakhlak," harap
Rakhmat.
Sementara itu, Norma Lenny
selaku Ketua Panitia sekaligus perwakilan orang tua siswa, menyampaikan rasa
terima kasihnya kepada pihak sekolah. Ia menyebutkan bahwa kesuksesan acara ini
merupakan buah dari sinergi yang kuat antara seluruh guru dan orang tua murid.
Norma juga menyampaikan
permohonan maaf jika selama proses belajar mengajar terdapat hal-hal dari siswa
yang menguji kesabaran para pengajar.
"Alhamdulillah kami
percayakan sepenuhnya bahwa itu bagian dari proses pendidikan, yang tentunya
menjadi bekal kepada anak-anak kami semua agar ilmu dan pelajaran yang telah
diterima menjadi berkah dan manfaat, yang Insya Allah menjadi tempat suksesnya
anak-anak di kemudian hari," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala SD
Muhammadiyah 001 Melak, Muhammad Samsu, menjelaskan makna mendalam di balik
tema perpisahan tahun ini, yaitu “Muda Berkarya Menjadi Pencerah Bangsa demi
Masa Depan Berkemajuan.”
Menurut Samsu, tema ini
merupakan sebuah ajakan nyata bagi generasi muda untuk senantiasa produktif dan
inovatif.
"Makna daripada tema ini
adalah ajakan agar pemuda produktif dan mengusahakan hal-hal inovatif yang
positif, menuntun masyarakat keluar dari kegelapan, kebodohan, dan
keterbelakangan, serta dapat mewujudkan Indonesia yang lebih modern dan
sejahtera," terangnya.
Acara perpisahan dan pisah
kenang ini kemudian ditutup dengan momen penuh kebanggaan, yaitu penyerahan
penghargaan kepada sejumlah siswa-siswi yang berhasil mengukir prestasi di
berbagai bidang, antara lain, Bidang Akademik Hafalan Surah (Tahfidz) dan Bidang
Olahraga.
Peliput : Ria, Natasya | Penulis : Ria
Editor : Donni